Tampilkan postingan dengan label Menuju 100 Juta Per bulan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menuju 100 Juta Per bulan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 01 November 2019
LIFE MAP MISKIN
Setiap orang sudah memiliki sebuah peta kehidupan atau life map di pikiran bawah sadarnya. Misalnya diwaktu kecil Anda melakukan kesalahan yg membuat marah ibu sehingga membuat ibu Anda meneriakkan "kata terlarang" seperti :"Masih kecil sudah belajar mencuri, besar nanti kamu pasti masuk penjara", dengan emosi kemarahan. Kalimat itu menembus masuk ke pikiran bawah sadar Anda dan disimpan meskipun Anda belum mengerti apa itu penjara. Maka jalan hidup Anda sudah bisa dipastikan, yaitu masuk penjara :sob:
Segala jalan akan ditempuh oleh pikiran bawah sadar Anda untuk mewujudkannya. Jika toh Anda orang yang sangat baik, tetap akan ada jalan menuju ke sana. Entah tersangkut korupsi, menabrak orang atau apapun. Karena itu sudah ada di peta Anda. Meskipun secara sadar Anda sudah tidak ingat lagi karena waktu kejadian itu Anda berumur 4 tahun. Anda mengambil mainan teman Anda karena Anda tidak punya dan belum punya nilai nilai mana yang benar dan mana yg salah.
Di bidang keuangan, semua data yg Anda kumpulkan sejak lahir sampai usia 18 tahun. Akan menghasilkan sebuah life map. Jika kenyataannya Anda berada di salah satu dari 2 kondisi ini, yaitu :
1. Anda sudah bekerja keras bertahun tahun, penghasilannya segitu gitu saja. Atau
2. Anda sudah berpenghasilan besar bertahun tahun, tabungannya segitu gitu saja.
Maka bisa dipastikan Anda memiliki life map miskin di pikiran Anda. Life map atau peta kehidupan bidang keuangan ini dibentuk oleh plafon rejeki yang rendah dan atau kecerdasan finansial yang rendah.
Kadangkalanya Anda berusaha keras dengan mengikuti banyak seminar teknis untuk bisa menghasilkan uang. Dimana seminar seminar itu Anda pilih sendiri. Kemudian Anda mengerjakan bisnis yg Anda memiliki passion disana. Sesuai anjuran banyak motivator kuadran kiri. Maka Anda tidak sedang mengubah apa apa, maksimal Anda akan pindah dari kondisi 1 ke kondisi 2.
Kalau Anda mengalami itu, coba lihat lagi, buku buku apa yg banyak Anda simpan. Pasti sejenis beternak lele, manajemen UKM, beternak belut, tehnik bertani hidroponik, cara memiliki rumah tanpa mengeluarkan uang dsb.
Apapun yg ANDA SUKAI, apapun yg Anda memiliki semangat mengerjakan karena senang. Itu adalah sesuatu yang sudah ada di pikiran bawah sadar Anda, sudah menjadi bagian dari peta kehidupan Anda, dan sudah ikut berperan membawa Anda ketempat yg sekarang ini. Jika Anda mengerjakan itu (hal hal yang disukai), maka Anda ibaratnya sedang berjalan di tempat tes sepeda motor yang seperti angka 8 itu. Kadang ke kiri, kadang ke kanan, tapi sebenarnya tidak sedang kemana mana.
Itulah yang sering terjadi.
Selasa, 08 Oktober 2019
CASFLOW QUADRANT
Dalam bukunya yg sangat terkenal yaitu Cashflow Quadrant, Robert T Kiyosaki mengatakan bahwa ada 4 cara kita mendapatkan nafkah. Ke empat cara itu disebut sebagai Cashflow Quadrant. Ke 4 kuadran ini sangat berbeda karakternya. Sehingga jika seseorang di kuadran yg satu mencoba melakukan sesuatu yang menjadi keahlian kuadran yg lain, biasanya gagal.
Ke 4 Kuadran itu adalah :
Kuadran E (Employee atau pegawai). Ini adalah kuadran dimana kita bekerja kepada pihak lain. Entah perorangan atau perusahaan. Kita hidup dari gaji rutin. Karakter orang yang di kuadran ini adalah TAKUT. Mereka takut dipecat sehingga main aman, takut mengambil resiko, takut melakukan kesalahan dsb. Banyak mantan direksi perusahaan besar yg setelah pensiun mencoba berbisnis sendiri dg bekerjasama dg orang lain. Sebagian besar gagal dan menghabiskan uang pesangonnya, karena bekerja sama dengan orang lain bukanlah karakter mereka, itu karakter kuadran B dan I.
Kuadran E adalah tempat orang mencari keamanan pekerjaan. Padahal justru disini yg paling tidak aman. Jika ada perubahan ekonomi, korban pertama selalu orang di kuadran E.
Dalam situasi yang sulit, hal pertama yg dilakukan perusahaan adalah penghematan. Artinya melakukan pengurangan pegawai.
Kuadran E isinya kerja keras, tidak punya kebebasan waktu dan tidak aman.
Kuadran S (Self Employed seperti dokter, pengacara, pemilik restoran, pemilik toko. Yaitu profesional dan pengusaha kecil). Mereka adalah orang yang bekerja kepada dirinya sendiri. Karakter mereka adalah tidak percaya orang lain mengerjakan sebaik mereka. Akibatnya sama, jika bekerjasama dengan orang lain seringkali mendapat mitra dengan kemampuan rendah sesuai dengan karakternya yang ingin menjadi nomor satu di bidangnya. Bisnis kerjasamanya gagal karena pihak sana kemampuannya rendah. Akhirnya ke dua belah pihak merasa saling ditipu.
Di kuadran S variasi penghasilannya lebar, mulai profesional dan pelaku bisnis berpenghasilan sangat besar sampai sangat kecil. Tetapi biasanya memiliki hutang banyak dan selalu kekurangan uang. Karena uang mudah dicari, maka mudah pula dikeluarkan.
Kuadran B yaitu Business owner atau pemilik bisnis. Disini kita memiliki sistem dan orang orang bekerja ke kita. Bedanya dengan kuadran S, bisnis kuadran B bisa ditinggal karena sudah autopilot. Karakter orangnya sangat percaya bahwa orang lain itu banyak yang lebih baik dari mereka, jadi percayakan saja pada ahlinya. Mereka juga sabar menunggu hasil, berbeda dengan kuadran E dan S yang kurang sabar menunggu hasil.
Sifat kerja disini ringan, punya banyak waktu luang dan hasilnya stabil.
Kuadran I atau Investor. Disini uang yang bekerja untuk kita. Umumnya memiliki banyak uang dan tidak memiliki hutang. Khususnya hutang buruk yaitu hutang konsumtif.
Kuadran E dan S disebut KUADRAN KIRI. 95% orang berada disini, tetapi uang yang diperebutkan hanya 5% dari uang yang ada di dunia. Karena itu mereka harus bekerja keras terus dan sifatnya bergantian. Ada pensiun, ada PHK. Apapunbyang dibangun oleh orang kuadran E dan S hanya akan berhenti pada dirinya. Apakah itu karir, relasi, jaringan atau apapun. Berhenti hanya di kita.
Kuadran B dan I disebut KUADRAN KANAN. Jumlah orangnya hanya 5% tetapi menguasai 95% uang di dunia. Disini tidak ada pensiun. Apa yang sudah mereka bangun, bisa diwariskan atau diteruskan oleh keturunannya. Sehingga menjadi semakin besar dan besar.
Anda di mana?
Jika masih di kiri..maukah berpindah ke kanan?
Dan dalam waktu 2-5 tahun punya kebebasan finansial?
Jika mau berpindah dengan mentoring..silakan hub WA 085870480039
Senin, 07 Oktober 2019
Mengikis Ego...Menuju Kemakmuran Sejati
Ada hambatan ego untuk pindah dari kuadran kiri ke kuadran kanan.
Pola pikir miskin hanya melihat bisnis kuadran kiri. Tidak bisa memiliki bisnis kuadran kanan. Andaikata bisa hanya bersifat sementara karena penolakan pola pikir kiri.
Agar orang miskin bisa memiliki bisnis kuadran kanan maka harus diubah dulu pola pikir miskin menjadi pola pikir kaya.
Minggu, 29 September 2019
PENGHASILAN AKTIF dan PENGHASILAN PASIF
Para
sahabat , sampai saat ini masih banyak yang bingung dengan dua jenis
penghasilan itu. Kalau “penghasilan aktif” atau
“earn income” sudah jelas. Anda bekerja, kemudian mendapat uang sesuai
dengan kerja Anda. Berupa gaji, honorarium atau keuntungan bisnis
Anda.
Tetapi
masih banyak yang bingung dengan “penghasilan pasif” karena ini bukan jenis
penghasilan yang bisa mereka lihat sehari hari. Ada yang mengira bahwa
penghasilan pasif adalah penghasilan yang diperoleh tanpa melakukan apa apa
sehingga terlarang. Di setiap agama memang selalu ditekankan bahwa kita harus
bekerja keras untuk menafkahi keluarga kita. “Bisa bekerja mencari uang seperti 95%
orang atau bekerja membangun aset seperti yang 5% orang”
Asumsinya, sebagian besar orang sukses di dunia termasuk para nabi mendapatkan
uangnya dengan cara membangun aset, sehingga dia bisa memperhatikan umatnya.
Jika dia masih aktif bekerja mencari nafkah, apa ya mungkin diangkat menjadi
nabi ? Kapan dia bisa memperhatikan dan membantu umatnya kalau masih disibukkan
mencari nafkah untuk keluarganya?.
Penghasilan
pasif disebut juga residual income, atau laba residu atau disebut juga laba
bersih kalau di sebuah perusahaan, yang kemudian dinikmati oleh pemilik
perusahaan. Artinya harus ada kerjanya dulu sebelum laba itu diperoleh.
Secara individu, kerjanya bisa bermacam macam, misalnya :
1. Kita mengarang lagu.
menyanyikan lagu atau menulis buku. Setelah itu mendapat royalty dari buku atau
lagu yang dinyanyikan atau di dengar pihak lain.
2. Kita membangun
perusahaan, menciptakan sistemnya sehingga perusahaan itu bisa berjalan
sendiri.
3. Kita membeli bisnis
waralaba, kemudian bisa menikmati keuntungannya.
4. Kita membangun sebuah
bisnis networking, atau disebut juga jaringan konsumen loyal. kemudian kita
menikmati keuntungan dari pembelian mereka atas produk perusahaan mitra.
5. Kita membeli sapi dan
menitipkannya, kita membeli saham, kita menabung uang di bank dan sebagainya,
kemudian kita menikmati hasilnya.
Banyak
juga orang yang mengira bahwa penghasilannya itu penghasilan pasif hanya karena
bukan dia yang mengerjakan segala sesuatunya. Padahal sebenarnya masih
penghailan aktif karena membutuhkan pemikiran dari dia. Karena ketidak
tahuannya ini, banyak pencari penghasilan pasif yang kemudian terjebak pada
sesuatu yang sebenarnya penghasilan aktif.
Jika
Anda ingin mengetahui apakah yang Anda peroleh itu penghasilan pasif atau
aktif, maka tinggalkan usaha atau investasi itu selama 1 tahun atau 2 tahun
tanpa bisa dihubungi kecuali rekening yang terbuka. Jika selama ditinggal itu
usaha Anda semakin maju atau masih hidup, berarti tanpa bekerja secara fisikpun
Anda masih mendapat penghasilan dan itulah penghasilan pasif. Tetapi jika
setelah ditinggal karyawan Anda seperti ayam yang kehilangan induknya, sehingga
kinerja perusahaan menurun, maka sebenarnya itu bukan penghasilan pasif tetapi
penghasilan aktif..
Untuk
mengetahui darimana kita bisa mendapatkan penghasilan aktif dan pasif, video
CASHFLOW QUADRANT di atas bisa
menjelaskan.
Dicopas
dari Materi Bapak Sigit
Catatan:
Bagi yang tertarik meniti jalan mendapatkan penghasilan pasif 100 juta setiap bulan, silakan kontak WA 085870480039
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Senen Wage 3 Juni 2019 BENINGE EMBUN ESUK dalijo in eksen Pangentasan 40:16-38 Jabur 29 Yokanan 15:26-16:4a “Nanging...
-
Selasa Legi 20 April 2021 BENINGE EMBUN ESUK Hosea 5 : 15- 6:6 Jabur 150 2 Yokanan 1 : 1-6 Mulane payo padha tetepungan lan mb...



